Profil

BPK KANDANGSERANG

  1. Letak Geografis

Kabupaten Pekalongan secara administratif meliputi 19 Kecamatan, yang terdiri dari 285 desa. Kecamatan Kandangserang yang terdiri dari 14 desa terletak didataran tinggi bagian selatan Kabupaten Pekalongan dengan batas : 1090-1090  78’ BT dan 7083’-7023’ LS dengan ketinggian antara 428-1.075 meter diatas permukaan laut. Luas wilayah 6.055,335 Ha dengan jumlah penduduk 31.808  jiwa dengan batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara              : Kecamatan Kajen dan Kesesi
Sebelah Timur             : Kecamatan Paninggaran
Sebelah Selatan           : Kabupaten Banjarnegara
                          Sebelah Barat              : Kabupaten Pemalang
Dalam penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan di BPK Kecamatan Kandangserang dibagi menjadi 5 Wilayah Binaan yang dibina oleh satu orang Penyuluh per Wibi. Adapun data wilayah binaan Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan sebagai berikut :
UNGGUL DWI WIBOWO,SP     
SLAMET EKO S, SP
JOKO PURWADI, SP
SHANTOSA BAZAR M,SP
ERWAN SUBIYANTO,AMd
     2.  Jenis Tanah
          Struktur tanah di BPK Kecamatan Kandangserang bertrap/perbukitan dengan kemiringan                     tanah antara 5 % sampai dengan 60% dengan jenis tanah latosol 50%, andosol 30% dan                       gramosol 20%.
     3. Tinggi Tempat dan Topografi
Wilayah  Kecamatan Kandangserang  sebagian besar mempunyai Topografi  lereng berbukit sampai dengan terjal dengan ketinggian tempat antara 428 – 1.075 m diatas permukaan laut, secara rincian dapat dilihat Tabel 3 sebagai Berikut : 
Tabel  3.       Data Tinggi tempat dan Topografi KecamatanKandangserang
No.
Desa
Tinggi Tempat (m) dpl
Topografi
1
Klesem
1.075
Lereng berbukit s/d terjal
2
Bodas
742
Lereng berbukit s/d terjal
3
Gembong
729
Lereng berbukit s/d terjal
4
Sukoharjo
950
Lereng berbukit s/d terjal
5
Trajumas
950
Lereng berbukit s/d terjal
6
Karanggondang
729
Lereng berbukit s/d terjal
7
Garungwiyoro
805
Lereng berbukit s/d terjal
8
Bubak
695
Lereng berbukit
9
Bojongkoneng
657
Lereng berbukit
10
Luragung
652
Lereng berbukit
11
Kandangserang
560
Lereng berbukit
12
Wangkelang
836
Lereng berbukit s/d terjal
13
Lambur
555
Lereng berbukit
14
Tajur
428
Lereng berbukit
4.  Jarak Tempuh dari BPK  ke Desa
Jarak tempuh BPK ke Desa  secara terperinci dapat dilihat pada Tabel 4 sebagai berikut :
Tabel  4 : Data Jarak Tempuh dari BPK ke Desa
No.
Desa
Jarak Tempuh (Km)
Keterangan
1
Klesem
23
Aspal
2
Bodas
18
Aspal
3
Gembong
17
Aspal
4
Sukoharjo
15
Aspal
5
Trajumas
17
Aspal
6
Karanggondang
16
Aspal
7
Garungwiyoro
9
Aspal
8
Bubak
6
Aspal
9
Bojongkoneng
6
Aspal
10
Luragung
8
Aspal
11
Kandangserang
1
Aspal
12
Wangkelang
4
Aspal
13
Lambur
2
Aspal
14
Tajur
6
Aspal
5.  Keadaan Penduduk
Berdasarkan data dari petugas statistik Kecamatan Kandangserang, penduduk Kecamatan Kandangserang  berjumlah 35.042 Jiwa yang terdiri dari:
-       Laki-laki  : 17.412 Jiwa
-       Perempuan  : 17.630 Jiwa
6.    Luas Lahan

     1. Sektor Pertanian
Berdasarkan tata guna tanah, luas tanah pertanian di wilayah BPK Kecamatan Kandangserang seluas : 6.055,335 Ha dengan perincian sebagai berikut :
a. Tanah sawah                       :   1.752,370 Ha, terdiri :
     Teknis                           :           -           Ha
     ½ teknis                        :           -              Ha
     Irigasi Desa/Non PU    :   580.114  Ha
     Tadah hujan                  :   1.172,256       Ha
b. Tanah kering                                   :   4.302,215 Ha, terdiri :
     Rmh/Bng Pekarangan               :    324,960  Ha
     Tegalan                                     : 1.624,831 Ha
     Hutan Rakyat                           :   581,790 Ha
     Kolam                                       :   1,119  Ha
     Sementara tidak diusahakan     :   3.470  Ha
     Hutan Negara                           :   1.621,001 Ha
     Lainnya                                     :   145.794  Ha


   Struktur tanah di BP3K Kecamatan Kandangserang bertrap/ perbukitan dengan kemiringantanah antara 5 % sampai dengan 60% dengan jenis tanah latosol 50%, andosol 30% dan gramosol 20%. Sedangkan untuk iklim berdasarkan klasifikasi Ferguson, BP3K Kecamatan Kandangserang mempunyai iklim tipe B dengan             6-8 bulan basah dan 4-6 bulan kering.
Ditinjau dari Indeks Pertanaman (IP) dibedakan atas :
a. Irigasi desa
- IP-300 (1 tahun 3 kali tanam) 136.050 Ha
- IP-200 (1 tahun 2 kali tanam) 467.390 Ha
b. Tadah hujan
- IP-200 (1 tahun 2 kali tanam) 517.090 Ha
- IP-100 (1 tahun 1 kali tanam) 805.037 Ha
Komoditas yang banyak diusahakan petani adalah:
-          Komoditas Tanaman Pangan, terdiri atas: padi, jagung, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar.
-          Komoditas Hortikultura, terdiri atas: bawang daun dan cabe merah.
-          Buah-buahan, terdiri atas: manggis, durian dan pisang.
Dari luas tanah kering yang terdapat di Kecamatan Kandangserang, areal yang diusahakan melalui budidaya perkebunan rakyat mencapai 271.700 Ha, dengan komoditas unggulan perkebunan yang diusahakan adalah nilam, sengon, cengkeh, dan kopi. Pada sektor peternakan Kecamatan Kandangserang merupakan salah satu penyangga kebutuhan daging. Populasi ternak pada tahun 2006 untuk sapi sebanyak 1.534 ekor, kerbau 230 ekor dan kambing 9.426 ekor. Populasi unggas terdiri dari ayam kampung 37.473 ekor, itik 708 ekor, itik manila 1.260 ekor dan lainnya 153 ekor. 
2.  Sektor Perikanan 
    Kabupaten Pekalongan sebagian wilayahnya yang memiliki garis pantai Kecamatan Tirto Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Siwalan. Kecamatan Kandangserang merupakan kecamatan yang termasuk wilayah dataran tinggi dengan ketinggian yang mencapai 1.075 meter diatas permukaan laut. Potensi perikanan Kecamatan Kandangserang yang dimanfaatkan dengan kolam sekitar 5.015 Ha. Dengan melihat lahan yang dimanfaatkan untuk sektor perikanan masih sedikit perlu untuk ditingkatkan pengetahuan petani tentang budidaya perikanan air tawar. Hal ini karena Kecamatan Kandangserang mempunyai sumber daya alam yang berpotensi disektor perikanan air tawar, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan bagi petani selain bertani. 
3. Sektor Kehutanan 
    Sumber daya hutan di Kabupaten Pekalongan salah satunya adalah Kecamatan Kandangserang yang terdiri dari hutan negara sebesar 1.993.300 Ha dan hutan rakyat sebesar 619.304 Ha. Kawasan hutan negara merupakan kawasan hutan produksi sebangkan hutan rakyat bersifat dinamis, luas lahan hutan rakyat bisa berubah-ubah. Luas kawasan yang berfungsi hutan telah melebihi 30%, hal ini sesuai dengan amanat UU No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, namun demikian kualitas belum optimal, sebarannya belum proporsional sehingga fungsi hutan sebagai fungsi lingkungan, sosial dan ekonmi belum optimal. Disamping hal tersebut, permohonan untuk penggunaan kawasan hutan diluar sektor kehutanan (alih fungsi lahan) semakin tinggi. Penurunan kualitas lingkungan ditandai adanya lahan kritis diluar kawasan hutan dan tanah kosong di dalam kawasan hutan. Maraknya penebangan liar hutan menjadikan kawasan hutan semakin kritis. Kecamtan Kandangserang yang sebagian besar merupakan tanah kering dan kawasan hutan. Untuk mengembalikan dan meningkatkan kualitas lingkungan dilakukan penanaman kembali lahan yang kritis serta lahan yang kosong untuk ditanami dengan tanaman keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar